Archive for May, 2009
Asean University Student Conference 2009
Pada tanggal 21-24 Mei kemarin diadakan kegiatan Asean University Student Conference 2009 di Bandung, Jawa Barat. Konferensi ini dibuka oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault pada Rabu, 20 Mei lalu dan diikuti oleh 180 orang yang dikirim oleh pemerintah dari seluruh Negara anggota ASEAN(Filipina, Myanmar, Malaysia, Brunei Darussalam, Laos, Vietnam, Thailand, Kamboja, Indonesia, dan Singapura ) dan serta mahasiswa perwakilan dari berbagai universitas di Indonesia.

Dari konferensi tersebut dihasilkan sebuah Joint Statement yang merupakan aspirasi dari para peserta conference terhadap terhadap tema yakni “Enriching and Preserving the Cultural Heritage”. Dari hasil konferensi ini juga menghasilkan usulan agar didirikan sebuah ASEAN Youth Center di kota Bandung yang nantinya akan berfungsi sebagai pusat informasi kebudayaan negara-negara ASEAN.


Sebagai salah satu peserta yang diundang dalam konferensi ini, saya mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan berharga mengenai bagaimana upaya pelestarian nilai-nilai luhur budaya dan kesenian yang dilakukan oleh berbagai institusi di ASEAN, selain itu saya mendapatkan banyak kawan baru yang kebanyakan peserta yang berasal dari Malaysia, Brunei dan Vietnam



2 comments May 24, 2009
International Student Week in Ilmenau
Bersama 19 peserta dari berbagai universitas di Indonesia diantaranya UI,ITB,Unpad, UGM, UII, UPI, dll mengikuti International Student Week in Ilmenau (ISWI 2009)

Pada hari pertama diadakan International Brunch yang menggelar berbagai makanan dari negara-negara peserta. Stan makanan Indonesia menjadi stan yang paling banyak dikunjungi karena selain menyediakan berbagai jenis makanan juga dijual kerajinan batik,wayang, juga ada pembagian sovenir Angklung kepada pengunjung stan



Selain menggelar stan, peserta dari Indonesia juga menampilkan pertunjukan tari saman, dan tarian khas dari jawa barat. Selain itu peserta dari Indonesia juga menampilkan permainan alat musik gendang dan angklung yang mendapat sambutan sangat meriah dari para penonton


International Student Week in Ilmenau merupakan kegiatan yang diadakan tiap dua tahun sekali oleh sebuah Universitas Teknik Ilmenau di Jerman bagian Timur.
Tahun 2009 Indonesia kembali terpilih mengikuti International Student Week in Ilmenau (ISWI). Sebelumnya, pada 2005 dan 2007, delegasi Indonesia mendapat banyak perhatian yang cukup besar pada acara ini. Hal ini karena pertama kalinya, sejak ISWI diadakan pada 1993, Indonesia mengirimkan delegasinya ke salah satu pertemuan mahasiswa tingkat dunia terbesar tersebut. Indonesia tercatat sebagai peserta terjauh dan terbanyak dari wilayah Asia Tenggara, selain itu juga berhasil memberikan banyak kesan positif pada lebih dari 300 mahasiswa dari seluruh dunia, termasuk publik lokal dan tokoh-tokoh internasional yang turutmenyukseskan acara tersebut.
Dalam banyak kesempatan, delegasi Indonesia berkesempatan untuk memperkenalkan ragam kebudayaan Indonesia. Stand Indonesia juga ramai didatangi pengunjung yang ingin melihat hasil-hasil kerajinan tangan Indonesia, brosur, majalah serta buku mengenai Indonesia. Selain itu, pengunjung dapat mencoba berbagai alat musik tradisional Indonesia, serta mencicipi berbagai makanan Indonesia.
Selain memperkenalkan kebudayaan Indonesia, para delegasi mahasiswa dari Indonesia juga mengikuti kegiatan lecture dan diskusi kelompok yang bertemakan “Human Rights-Right Now!”. Dia akhir kegiatan, para peserta kegiatan ini mempresentasikan hasil kerja kelompok mereka yang berisikan pendapat dan solusi mengenai berbagai topik yang terkait dengan Human Rights.
2 comments May 12, 2009
Refleksi Sepulang ke Tanah Air
Sepulang dari tanah air secara berturut-turut saya dihadapkan dengan dua hari fenomenal di tanah air,
Hari Buruh dan Hari Pendidikan, belum lagi berita menyedihkan tentang bocornya soal UN,
juga diculiknya seorang wanita Indonesia yang ramai dibicarakan bahkan ada yang menanyakan ke saya yang tidak mendengar apapun mengenai berita tersebut disana.
Senang sekali bisa kembali merasakan dinamika di fakultas dan di kampus tercinta,
menyerap energi mahasiswa Indonesia dengan segala keberagamannya..sungguh saya sangat merindukannya
Disana sangat berbeda…aktifitas kampus terasa hampa..hambar..kering..nggak dinamis..
Padahal sepertinya dulu saya merasa fakultas saya sangat tidak berdinamika..ternyata disana saya menemukan
yang lebih tidak berdinamika lagi..selesai kuliah kemudian pulang, lab dengan berpuluh komputer terbaru dibiarkan menganggur
karena mahasiswa lebih memilih langsung pulang karena mau internet dimana-mana juga ada nggak perlu ke lab.
Setelah 4 bulan lebih tidak pernah mencicipi kemacetan Ibukota(karena terbiasa menaiki monorel),
tidak merasakan gerahnya naik angkot (karena disana terbiasa naik bis AC/taksi Ac),
tidak menemukan pengamen atau pengemis di pinggir jalan(karena mengemis/mengamen dilarang disana bahkan dikenakan denda 500 ringgit),
ada kesedihan,kemarahan,ketidakadilan,yang saya rasakan
ingin rasanya saya berteriak….meneriakkan betapa bangsa ini sangat kaya,dengan beragam kebudayaan,kekayaan alam
tapi mengapa masih banyak saja rakyat yang dekat dengan kemiskinan..kebodohan
ada keinginan untuk memperjuangkan keadilan bagi saudara-saudara yang mencari sesuap nasi dengan menjadi TKI disana…
ada keinginan untuk memajukan pariwisata dan melindungi kebudayaan bangsa supaya bangsa lain tak sembarangan mengakui hak miliknya…
ada keinginan untuk memajukan perekonomian sektor kecil menengah supaya bangsa kita lebih baik tak menjadi TKI di luar tapi lebih memilih memajukan ekonomi di negeri sendiri…
ada juga keinginan untuk melanjutkan sekolah setinggi-tinginya…
saya seperti telah kembali dari sebuah liburan panjang dan sekembalinya dari liburan itu ,
mata saya terbuka lebar, hati saya lebih peka, telinga saya lebih tajam (agak lebay sih tapi ini beneran lho..),
liburan itu membuat saya mampu merefleksikan diri
memikirkan dengan jernih apa saja yang telah saya perbuat dan apa rencana-rencana saya ke depan.
Mungkin jika saya bertandang ke negara yang telah jauh maju dibandingkan tanah air sendiri seperti di benua Eropa atau Amerika,
saya tak dapat merasakan ini, tetapi karena saya mendengar bahwa dulunya negara kita jauh lebih hebat bahkan banyak dari mereka yang belajar ke negara kita,
dan saat ini saya merasakan betapa jauh tertinggalnya negara kita dari mereka, benar-benar membuat miris.
Ditengah berita kegemilangan prestasi Indonesia meraih juara teratas di kompetisi International Young Scientist di Polandia mengalahkan negara-negara Eropa dan Amerika
juga prestasi membanggakan Bang Shofwan Al Banna di ajang Student Award di Swiss,
keduanya merupakan bukti konkrit bahwa bangsa ini memang hebat..cerdas, bekerja keras..masih memiliki cita-cita dan harapan.
~I believe that one day, this country will be a great one,
trying to figure out what should we give to our country not what should we deserve…
2 comments May 2, 2009
